Selasa, 27 Mei 2014

Ya Allah, ampuni hamba atas segala dosa




Asalammualaikum wr wb.Met malam saudaraku muslim yang dimulyakan Allah.JAGALAH LISAN-MU
kita hanyalah manusia biasa yang kecewa ketika apa yang terjadi tak sesuai dengan rencana yang diharapkan, terkadang sering kesal terhadap diri sendiri, bahkan saat ego ini menguasai hati, kadang hati keruh, jauh dari kejernihan seperti anak kecil yang selalu mementingkan diri sendiri, ingin dimengerti namun di sisi lain sulit memahami bagaimana kondisi saat itu. ...Mungkinkah kita bagai sosok anak kecil yang bersemanyam dalam bungkus orang dewasa.

Ya Allah,ampuni hamba atas segala dosa. Ampuni hamba yang tak bisa mengendalikan diri, tak bisa memahami bahwa semua yang terjadi atas kehendak-Mu. yang tak berhak medhalimi diri ini, berikanlah kelapangan hati, kejernihan pikiran dalam menghadapi segala masalah yang ada. Kumpulkanlah hati-hati ini dalam naungan keagungan cinta-Mu…
////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////
 entah bagaimana lagi caranya agar mampu mengartikan dan menghentikan rasa yang makin tak mampu dikendalikan, rasa yang terus menyebar mekar. Terlalu sukar menukar rasa yang terlanjur mengakar, untuk digantikan dengan jenis rasa yang lain. Atau mungkin karena kesalahan dalam menempatkan perasaan, sehingga sulit untuk melupakan yang terpatri di hati, karena terlalu memuja perasaan, meski dengan kata yang berdusta pada rasa. Akan mampukah mengendalikan, agar tidak salah pada yang tak layak, yang memperlakukan tidak dengan semestinya. Meski diri diberi kesempatan untuk memilih pada apa dan siapa, mencari sesuatu untuk dipuja dan akan melakukan apapun yang bisa menyenangkan hatinya. Sungguh begitu besar konsekuensi cinta, tapi tetap ia bukan segalanya. Cinta tak ubahnya perasaan lain yang diciptakan oleh-Nya dalam diri manusia. Mencintai yang selain Allah bukanlah sebuah kesalahan, bahkan itu merupakan fitrah yang sudah Dia berikan kepada manusia. Yang salah adalah jika cinta kepada mahluk itu melebihi atau bahkan mengalahkan kecintaan kepada Allah.